Posts

Showing posts from May, 2020

Ganjar Pranowo VS Sandiaga Uno Pada Pilpres 2024?

Image
Ganjar Pranowo, sekarang sedang sibuk dengan New Normal yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, sehingga ekonomi dan kegiatan sosial, meskipun secara terbatas bisa kembali berlangsung. Ternyata Sandiaga Uno, mantan wakil gubernur Jakarta dan pernah mencoba peruntungan sebagai calon wakil presiden ketika terjadi pertandingan ulang antara Joko Widodo VS Prabowo pada Pilpres 2019.  Ketika Ganjar Pranowo jumpa Sandiaga Uno dalam sebuah penampilan yang berbeda daripada biasanya (cumicumi.com) Apakah Prabowo Subianto yang telah kalah di laga Pilpres 2019 dan 2024, bahkan pernah kalah sebagai cawapres itu akan bertarung lagi pada Pilpres 2024 nanti? Kalau tidak lagi berpasangan dengan Sandiaga Uno seperti pada 2019, apakah Prabowo akan mencari pasangan lain seperti Puan Maharani? Bagaimana dengan Sandiaga Uno yang dikenal sebagai pengusaha ini?  Jika Sandi muncul lagi pada bursa kandidat presiden pada Pemilu 2024, maka siapakah pasangan paling tepat untuk Sandiaga Uno. Mungkin dia ak

Ada apa Ridwan Kamil & New Normal?

Image
Selain Ganjar Pranowo, dan para kepala daerah lainnya yang sedang bersiap menuju New Normal setelah diperiksa simulasinya oleh Presiden Jokowi, Ridwan Gubernur Jawa Barat juga akan disibukkan oleh peralihan dari PSBB ke Normal Baru. Istilah new normal ini memang berkaitan dengan proses hidup berdamai bersama COVID-19 atau virus Corona yang merupakan pandemi global.  Korban jiwa dan mereka yang sakit karena terpapar virus mematikan ini, bahkan bisa disebut sebagai silent killer ini telah membuat guncang warga dunia di lebih 200 negara. Sikap dan kebijakan para presiden, perdana menteri dan para pemimpin negara atau pemerintahan dalam menyikapi virus berbahaya tersebut memang beragam. Ridwan Kamil mendampingi Presiden Joko Widodo memeriksa kesiapan sebuah pusat perbelanjaan untuk melaksanakan New Normal (jabar.tribunnews.com) Ada yang langsung menerapkan lockdown, ada yang memilih Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB sebagaimana dipilih oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Rekam Jejak Ganjar Pranowo Di Tengah COVID-19 Terungkap

Image
Selain Anies Baswedan, Tri Risma Harini atau Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo adalah tokoh kepala daerah yang sangat banyak dibicarakan dan ditayangkan di berbagai media  mainstream seperti televisi nasional, koran maupun media online, dan tentu saja di media sosial. Sosok Ganjar Pranowo semakin menonjol di tengah pandemi global gara-gara COVID-19 yang merusak hampir semua tatanan kehidupan di dunia. Bukan hanya menimbulkan korban nyawa dan membuat orang terinfeksi sehingga lebih dari dua juta orang menderita.  Aksi Ganjar Pranowo untuk persiapan New Normal di sebuah pusat perbelanjaan (pikiranrakyat.com) Dampak yang diakibatkan oleh virus mematikan ini adalah sangat besar baik pada kesehatan manusia, juga secara ekonomi, sosial budaya dan tentu saja secara politik maupun psikologi masyarakat. Hampir semua kegiatan manusia, pemerintahan dan bisnis mengalami stagnan karena harus mengikuti peraturan lockdown yang berlaku di sejumlah negara atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

President Jokowi started a New Normal in Indonesia. A bold move for society and the country?

Image
We must be ready to face a new normal so we can live peacefully with COVID-19. We can't carry out continuous large-scale social restrictions or lockdowns. Economic activity must begin gradually, with better discipline based on health protocols.  President Joko Widodo accompanied by the Chief of the Indonesian Police and the Commander of the National Army inspect the new normal simulation. (sulteng.antaranews.com) Many people confuse what is a new normal, a term, and a policy that appears after many countries implement lockdown. President of the Republic of Indonesia, Joko Widodo chose the Large-Scale Social Restriction (PSBB), not the lockdown as many observers suggested, even by Anies Baswedan, Governor of the Special Capital Region of Jakarta, Jakarta. The proposal was subtly rejected by President Jokowi (the nickname of the President of Indonesia). Large-scale social restrictions are believed to be more suitable for an island nation like Indonesia, which h

Ahok dan New Normal. Ada apa?

Image
Setelah keluar dari Mako Brimob, Depok, Jawa Barat - tempat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok "kuliah" di sekolah kehidupan, begitu ada orang pernah menyebut, sepertinya Ahok mengalami "New Normal" jauh lebih awal, jauh sebelum Covid-19 atau virus Corona menjadi pandemi global.  Gara-gara Ahok banyak olahraga fisik dan perenungan, maka mantan gubernur Jakarta ini barangkali juga telah melakukan olah jiwa. Ada banyak waktu untuk berfikir dan menulis, yang dia akui sebagai terapi untuk menahan rasa marah, stress dan kecewa terhadap situasi yang dia hadapi saat itu.  Gaya Ahok saat jadi Gubernur Jakarta di Old Normal (metro.tempo.co) Ahok merasa diberlakukan tidak adil secara hukum. Para pendukungnya seperti Teman Ahok, Ahokers yang sampai saat konon masih ada yang belum move on, meskipun Ahok telah aktif kembali sebagai Komisaris Utama Pertamina setelah diangkat oleh Erick Thohir, Menteri BUMN di Kabinet Presiden Jokowi, Indonesia Maju.  Ahok fans yang bukan

Menjaga Indonesia Bebas Dari The New Normal Post Truth. Kenapa?

Image
Indonesia akan memasuki new normal setelah beberapa bulan stay at home dan working from home. Ini merupakan fase penting yang hari ini, 26 Mei 2020 telah dimulai oleh Presiden Joko Widodo. Beberapa objek vital telah diinspeksi oleh Presiden Jokowi.  Presiden Jokowi didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Aziz saat meninjau Stasiun MRT di Jakarta (nasional.kompas.com) Beberapa negara memang telah melakukan relaksasi setelah sekian lama diterapkannya lockdown atau peraturan serupa seperti Indonesia yang menerapkan PSBB. Mulai 1 Juni 2020, Jepang untuk pertama kalinya akan membuka kembali pusat perbelanjaan setelah sekian lama lockdown. Presiden Jokowi juga melakukan ini supaya ekonomi kembali bergulir namun dengan sistem disipilin yang ketat yang sesuai dengan protokol kesehatan. Rudi S. Kamri, penulis & Chairman RdS Institute, Jakarta (dok.Istimewa) Itulah berita hari ini, 26 Mei 2020 yang telah tersiar di televisi nasional. Namun, Rudi S. Kam

Ada nama yang akan bikin Ganjar Pranowo & pendukungnya terkejut

Image
Selain Erick Thohir, Ridwan Kamil, juga ada Sandiaga Uno dan Anies Baswedan yang digadang-gadang bakal nyapres pada Pemilu Presiden 2024. Di tengah hebohnya COVID-19, pandemi global yang menyengat banyak negara, Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Tengah juga sudah lama gencar masuk bursa Capres 2024.  Namun, ternyata Prabowo Subianto yang kini merupakan Menteri Pertahanan di Kabinet Jokowi Amin atau Kabinet Indonesia Maju, patut diduga akan menjadi lawan tangguh untuk nama-nama top di atas. Ini masuk akal karena Prabowo adalah capres yang pernah menjadi lawan tangguh Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 dan 2014.  Ganjar Pranowo dengan kaus Bersama Lawan Corona (republika.co.id) Ada banyak alasan kenapa nama-nama tersebut sering muncul di media  mainstream baik di televisi nasional maupun koran nasional dan daerah, apalagi di medsos yang pasti selalu heboh.  Setiap nama terkenal tersebut di atas semua punya rekam jejak masing-masing. Prestasi mereka umumnya hebat-hebat. Mereka meman

Balada Corona: Ganjar Pranowo, Anies Baswedan & Ridwan Kamil menuju Pilpres 2024?

Image
Indonesia juga mengalami musibah global yang diakibatkan oleh COVID-19. Presiden Jokowi memilih untuk melaksanakan peraturan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) ketimbang membuat peraturan tentang lockdown seperti yang dilakukan oleh Malaysia, Inggris, Italia, New Zealand atau negerinya Donald Trump di Amerika Serikat, dan tentu saja Tiongkok.  Ketika Gubernur Ganjar Pranowo menerima bansos dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk warga Jawa Tengah (beritasatu.com) Pilihan PSBB itu tentu sudah dipertimbangkan dengan sangat matang oleh Presiden Joko Widodo bersama kabinet Indonesia Maju dan tim yang telah dibentuk Presiden. Ada pertimbangan dari aspek sosial, politik, budaya dan tentu saja aspek ekonomi. Meskipun ada usul lockdown dari Anies Baswedan atau beberapa politisi, juga para pengamat profesional maupun yang muncul di media sosial.  Memang tidak mudah untuk melaksanakan PSBB, apalagi lock down. Terbukti banyak kejadian unik dan heboh di lapangan, yang sering membuat repo

Indonesia Terserah Atau Pantang Menyerah?

Image
Setiap 20 Mei Indonesia memperingati "Kebangkitan Nasional". Peristiwa ini merupakan sebuah kesadaran tentang nasionalisme dan patriotisme yang bangkit pada paruh pertama abad ke-20, dimana rasa sebagai "orang Indonesia" telah tumbuh. Ketika itu, menurut id.wikipedia.org pada abad tersebut ditandai dua peristiwa penting, berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, kemudian Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.  Terserah saja atau kita bangkit? (beritabaik.id) Sejarah mungkin akan hanya tinggal sejarah jika sebagai sebuah bangsa, kita melupakan makna yang ada di balik peringatan Kebangkitan Nasional, apalagi ketika kita sedang menghadapi saat-saat sulit seperti sekarang ini, dimana Indonesia bersama ratusan negara lainnya kena serangan COVID-19.  Inilah yang menjadi perhatian Rudi S. Kamri, seorang penulis aktif serta pemerhati politik yang punya kepedulian tinggi pada masalah sosial dan budaya. Kini di saat gencarnya permintaan Presiden Jokowi agar kita bi

Respon Rudi S. Kamri pada Presiden Jokowi terkait naiknya iuran BPJS

Image
BPJS disiapkan dan diputuskan secara tergesa-gesa pada pemerintahan Presiden SBY atau Susilo Bambang Yudhoyono dan mendapat persetujuan DPR saat itu yang dituangkan pada  Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.  BPJS sebenarnya mempunyai tujuan baik untuk memberikan jaminan sosial dan kesehatan secara nasional baik untuk rakyat maupun para pekerja. Setelah berjalan beberapa tahun, Presiden Joko Widodo sempat menaikkan iuran BPJS ini namun dibatalkan oleh MA, dan akan dinaikkan kembali, dan mulai berlaku pada 1 Juli 2020.  Lalu apa tanggapan Rudi S. Kamri, seorang pemerhati politik dan sosial yang juga meruapakan Chairman RdS Institute yang berkedudukan di Jakarta ini?  Kenaikan Iuran BPJS:  Mengisi Air Ke Kapal Bocor Di Tengah Badai Oleh: Rudi S Kamri Presiden Jokowi pada 5 Mei 2020 menandatangani beleid baru tentang kenaikan iuran BPJS melalui Perpres nomor 64 tahun 2020 yang akan berlaku mulai 1 Juli 2020. Rincian kenaikan iuran

Tatkala Sengkuni Gagal Maning

Image
Masyarakat Jawa dan Bali pasti mengenal tokoh Sangkuni atau Sengkuni, Raja Gandara yang “betah” ngendog di Kerajaan Astinapura, karena saudarinya menikah dengan Raja Dastarata ayah dari para 100 Kurawa. Kisah Sengkuni juga muncul dalam pagelaran Wayang Kulit, baik di Bali maupun di Jawa, juga dalam pertunjukan Wayang Wong, yang diperankan oleh orang tentu saja.   Sengkuni sedang memegang dadu dalam serial TV Mahabaratha, made in Bollywood, India, yang sempat ngetop di Indonesia. (coretanpemuda96.blogspot.com) Adegan Sengkuni sering muncul “lumayan” dominan di pertunjukan itu karena memiliki suara dan dialog yang sering dibuat lucu, sehingga bisa membuat para penonton tertawa. Namun, Sengkuni lah yang membuat Panca Pandawa atau Prabu Yudistira, putra Pandu kehilangan kerajaannya karena dikalahkan dalam permainan dadu oleh Kurawa. Tentu saja dadu itu milik Sengkuni.  Begitulah sepenggal kisah Sengkuni dalam epos Mahabaratha, sebuah prosa atau novel kuno yang sangat panjang

Information